Rumah Kontainer, Solusi Hunian Minimalis Dan Unik

Memiliki rumah kontainer sebagai hunian mungkin belum terlalu populer di Indonesia. Namun di beberapa negara ini sudah menjadi hunian alternatif yang efisien sekaligus menarik.

Bila berjalan-jalan ke Amerika maupun negara di Eropa, ini bisa dibilang tren baru yang bisa jadi alternatif hunian berbiaya rendah, tapi tetap bisa tampil menarik dan tentu saja berbeda.

Jadi meski banyak orang yang mendambakan hunian besar dan mewah, ternyata tak sedikit ya yang menginginkan hunian sederhana namun tetap nyaman dan menarik.

Nah sebelum lebih jauh membahas soal rumah kontainer, yuk kenali dulu apa sih sebenarnya kontainer?

Anda mungkin tentu sudah {familiar|acquainted} dengan istilah kontainer khususnya untuk pengiriman barang, yang di sini lebih populer dengan istilah peti kemas.

Ya, sekilas tidak ada yang menarik kalau Anda melihat kontainer di pelabuhan. Hanya sebidang kotak besi untuk menyimpan barang yang memenuhi International Organization for Standardization (ISO).

Peti kemas bisa digunakan di berbagai jenis transportasi, mulai dari truk, kereta api hingga tentunya kapal.

Sebagai kotak penyimpan, bahan kontainer terkenal kedap air dan tahan di segala cuaca. \

Berat maksimum peti kemas 20 kaki adalah 24 ribu kg dengan berat bersih sekitar 21 ribu kg, dan untuk yang {40|forty} kaki adalah 30 ribu kg dengan berat bersih sekitar 26 ribu kg.

Sementara dari jenisnya, peti kemas dibedakan antara lain kontainer barang umum, yang paling banyak digunakan dan biasanya berisi kotak-kotak, karung, drum dan sebagainya

Ada pula jenis tangki yang digunakan untuk mengangkut bahan kimia, {gas|fuel|gasoline}, serta bahan yang mudah meledak.

Lalu jenis generator yang berpendingin untuk mengangkut barang – barang khusus yang harus berada di suhu dingin seperti bahan makanan.

Jadi sudah bisa disimpulkan ya bahwa peti kemas memiliki ukuran besar yang bisa dibagi-bagi jadi bahan dasar rumah kontainer.

Jadi Tren, Ini Kelebihan Rumah Kontainer

Di Indonesia sendiri, meski belum populer untuk memilih rumah kontainer sebagai hunian, tapi sudah ada beberapa restoran yang menerapkan konsep kontainer ini.

Misalnya yang bisa dilihat di kota besar seperti Jakarta, dimana kontainer sudah digunakan pada bangunan Foodcourt Southbox di Prapanca dan Sebastian Cafe di Bintaro.

Jadi, sudah tidak diragukan lagi kalau kontainer bisa jadi salah satu pilihan bentuk hunian baru ya?

Ini bisa jadi pilihan bagi Anda yang ingin memiliki hunian berbeda.

Apalagi kini sudah dipermudah dengan adanya penyedia kontainer bekas dengan harga jual yang relatif terjangkau.

Agar semakin yakin, berikut beberapa keuntungan memiliki rumah kontainer:

Saat ini kontainer di Indonesia dijual dengan harga dari belasan juta untuk yang tanpa perawatan atau perlakuan khusus, hingga ada yang berharga Rp 70 jutaan untuk yang sudah didesain ulang.

Bahkan selain hunian, ada juga yang kini menyediakan kontainer untuk kantor dalam kondisi full accesories dengan harga Rp 60 jutaan

Jadi untuk pembangunan rumah kontainer rata-rata bisa menghabiskan dana sekitar Rp juta dengan fasilitas standar.

Dan nantinya harga ini bisa saja terus naik jika rumah kontainer benar-benar jadi tren dan permintaan pasar melonjak.

Sejak awal sudah dijelaskan ya pemilihan rumah kontainer adalah untuk mereka yang menginginkan sesuatu yang berbeda.

Dari bentuknya saja tanpa perlu desain tertentu, rumah kontainer jelas sudah terlihat berbeda dari rumah kebanyakan ya?

Selain itu, Anda juga bisa membuat kreasi dengan {model|mannequin} yang tidak pasaran atau kaku seperti kebanyakan kontainer, dan biasanya ini membutuhkan lebih dari 1 unit kontainer.

1. Minim pondasi dan kuat secara struktural

Dengan sifat seperti ini, rumah kontainer bisa jadi solusi efektif untuk yang ingin membangun di lokasi yang curam atau miring.

Dan karena bahannya yang berasal dari besi atau baja, membuat rumah kontainer lebih tahan bencana, seperti banjir, kebakaran, badai maupun gempa.

1. Ramah lingkungan dan praktis

Ramah lingkungan karena yang jelas dengan membeli kontainer Anda berarti telah memanfaatkan kembali barang bekas sehingga tidak jadi sampah bagi lingkungan.

Lalu juga mengurangi penggunaan kayu sebagai bahan pembuatan rumah.

Sementara dari sisi kepraktisan bisa terasa kalau Anda ingin pindah rumah.

Rumah kontainer yang sifatnya semi permanen bisa Anda bawa serta. Tapi ini tentunya juga harus melihat kondisi akses jalan tempat tinggal Anda ya.

Oya, karena ini pula rumah kontainer tidak memerlukan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) sebab termasuk bangunan {temporary|short-term|momentary} sementara.

Selain mudah dipindahkan, rumah kontainer juga mudah dimodifikasi, misalnya menambah luas bangunan.

Tak hanya mudah, dengan begini Anda juga tidak perlu menghabiskan dana besar untuk memodel ulang rumah seperti halnya rumah tapak.

Karena terbuat dari {material|materials} yang kuat seperti uraian di atas, membuat rumah kontainer tidak bisa hancur begitu saja.

Bahkan diperkirakan jika mendapat perawatan yang baik, rumah kontainer bisa bertahan lebih dari setengah abad lho…

Selain dari harga yang relatif terjangkau seperti yang dibahas di poin pertama, hunian ini juga lebih hemat energi listrik, air dan sebagainya.

Karena sistem panel surya memungkinkan untuk diaplikasikan di rumah kontainer sehingga bisa memasok kebutuhan listrik di rumah.

Panel surya sendiri memanfaatkan energi matahari, dengan masa pakai yang mencapai 30 tahun sehingga pengguna bisa menghemat biaya energi dalam jangka waktu yang panjang pula.

Sementara untuk kebutuhan air, rumah kontainer juga mungkinkan untuk dipasang tangki air berkapasitas 1.000 liter yang bisa menampung air hujan.

Dengan menggunakan air ini untuk kebutuhan sehari-hari, bisa mengurangi pasokan permintaan air hingga {45|forty five}%.

Tapi tentunya juga ada kekurangan dari rumah kontainer yang perlu Anda ketahui…

Karena ukurannya yang besar, proses pengiriman kontainer juga membutuhkan infrastruktur jalan yang memadai, karena biasanya akan dibawa oleh truk beroda sepuluh.

Belum lagi untuk tinggi juga harus disesuaikan dengan kondisi jalanan dengan rintangan seperti jembatan, lorong dan sebagainya.

Kalau pun bisa pakai sistem knockdown supaya lebih tidak memakan tempat, ini tetap akan memakan biaya yang besar.

Selain itu, meski cenderung kecil membangun rumah kontainer tetap dibutuhkan saran pakar, yang tentunya akan jadi biaya ekstra untuk Anda.

Desain Minimalis Bikin Rumah Kontainer Jadi Lebih Nyaman

Kekurangan rumah kontainer lainnya adalah memiliki bentuk yang relatif sempit.

Tapi ini tentunya bukan saja kekurangan, melainkan tantangan juga, yakni menuntut Anda untuk memberikan sentuhan kreatif, sehingga membuat hunian jadi unik sekaligus nyaman.

Mengingat ukurannya yang terbatas, desain minimalis jadi pilihan yang paling cocok dengan rumah kontainer.

Lagipula pemilihan rumah kontainer sebagai hunian seperti yang disinggung di awal menjadi pilihan bagi orang yang menginginkan hunian sederhana namun tetap unik dan nyaman.

Ini tentunya merefleksikan desain minimalis juga…

Jadi di sini Anda harus sangat cermat dalam menempatkan perabotan rumah. Kalau bisa pilih perabotan yang multifungsi mengingat ukuran kontainer yang terbatas.

Contohnya, pilih {sofa|couch} {bed|mattress} yang bisa difungsikan sebagai tempat tidur dan juga tempat duduk, atau bisa juga {sofa|couch} yang dapat difungsikan sebagai tempat penyimpanan.

Dan tentunya Anda juga bisa bermain cantik dalam pemilihan motif dan warna ya.

Beberapa contoh desain unik dari kontainer ini bisa Anda jadikan inspirasi…

Tinggalkan komentar