{100|one hundred|a hundred}+ Istilah Dalam Ekspor Impor Yang Wajid Diketahui

Istilah Dalam Export Import– Yakin kamu adalah seorang {expert|professional|skilled} dalam dunia {trading|buying and selling} dan ekspor- impor? Seberapa jauhkah pengetahuan sobat mister exportir tentang perdagangan internasional dan istilah-istilah yang terdapat didalamnya? Baiklah, sekarang saatnya tim Mister Exportir berbagi pengetahuan seputar dunia kargo atau perdagangan ekspor-impor.

Pada masa yang serba {modern|trendy|fashionable} ini, pengetahuan seputar dunia {trading|buying and selling} ini selain menarik untuk dijadikan pembelajaran akan tetapi juga sangat penting bagi kita untuk mengetahui secara {detail|element} sehingga tidak salah arah dan tidak salah kaprah ketika kita ingin memulai suatu bisnis yang berbasis domestik {supply|provide} dan {trading|buying and selling} ekspor-impor.

Oleh karena itu, tim Mister Exportir merasa perlu untuk menyajikan dan merangkum beberapa informasi berupa istilah-istilah umum yang sering kita jumpai dibidang ekspor-impor. Berikut liputannya!

Istilah Export-Import – Misterexportir.comIstilah-istilah yang perlu anda ketahui!
1. Comemrcial Invoice adalah daftar nilai / harga barang yang tercantum dalam packing {list|listing|record}. Commercial Invoice ini berisikan nilai barang per {item|merchandise} dan {total|complete|whole} nilai barang. Biasanya, Commercial Invoice, Packing List dan Bill of Lading adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam proses Export dan Import atau bisa dikatakan ketiga dokumen ini adalah 1 set dokumen Export / Import.

2. Proforma Invoice adalah {invoice|bill} yang bersifat sementara sebelum dikeluarkan {commercial|business|industrial} {invoice|bill}.

{3|three}. Sales Contract adalah kontrak perjanjian jual-beli antara pihak eksportir/ penjual dan importer/ pembeli antar negara.

{4|four}. Packing List adalah daftar sistem pengepakan. Packing List ini diterbitkan oleh setiap eksportir setiap kali akan melakukan kegiatan ekspor, {data|knowledge|information} packing {list|listing|record} inilah yang akan di muat pada Bill of Lading maupun Air Way Bill. packing {list|listing|record} berisikan {data|knowledge|information} shipper, consignee, notify {party|celebration|get together} (jika ada), nama barang, jumlah dan jenis kemasan, jumlah barang, berat bersih, berat kotor, kubikasi, {shipping|delivery|transport} marks & numbers / Keterangan yang tertulis pada kemasan, nama kapal, pelabuhan muat, pelabuhan bongkar dan lain-lain.

5. Terms of {trade|commerce} adalah terma dagangatau syarat penyerahan perdagangan.

6. Payment {terms|phrases} adalah terma pembayaran dalam pedagangan jual-beli. Baik itu memakai Bank {transfer|switch}, TT {payment|cost|fee}, western union, paypal, maupun dengan Letter of Credit Bank.

7. Undername merupakan salah satu kegiatan peminjaman lisensi suatu perusahaan guna untuk memperlancar kegiatan ekspor – impor barang. Pada hal ini, sebuah perusahaan yang dipinjam lisensinya seolah-olah sebagai importir/ consignee/ pemilik barang utamanya. Pada umumnya, bagi beberapa orang yang tidak memiliki atau belum punya lisensi, maka undername adalah solusinya.

(Baca Selengkapnya : Jasa Undername Export Terpecaya )

{8|eight}. API adalah singkatan dari angka pengenal importer. Adapun jenis-jenis API yaitu API-T (terbatas), API-U (umum), dan API- P (produsen).

9. SRP adalah singkatan dari surat surat registrasi pabean dimana dengan surat ini sangat berguna bagi importir sebagai identitas yang memenuhi persyaratan DJBC.

10. DJBC adalah singkatan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

{11|eleven}. Shipper adalah nama lain dari eksportir atau pengirim barang. Istilah shipper ini akan selalu di pakai sebagai pengganti kata exporter / pengirim barang./ penjual.

12. Consignee adalah nama lain dari importir atau penerima barang. Istilah ini akan selalu dipakai sebagai pengganti kata importir / penerima barang / pembeli.

{13|thirteen}. EMKL adalah singkatan dari ekspedisi muatan kapal laut.

14. EMKU adalah singkatan dari ekspedisi muatan kapal udara.

15. Forwarder Company merupakan sebuah perusahaan dimana tugasnya dalah selain merangkap EMKL/EMKU, menyewa container ke {shipping|delivery|transport} {lines|strains|traces}, dan bisa mengirim sampai ke pelabuhan negara tujuan, akan tetapi bisa menerbitkan dokumen pengapalan seperti BL/ AWBL.

{16|sixteen}. LHP adalah singkatan dari Laporan hasil pemeriksaan secara fisik.

17. NIK adalah singkatan dari nomor identitas kepabeanan.

18. PNBP adalah singkatan dari penerimaan negara bukan pajak.

19. Phytosanitary Certificate adalah sertifikat dari balai karantina hewan dan tumbuhan yang menyatakan bahwa barang yang akan dikirim (export) ialah bersifat bersih, bebas dari hama dan serangga, serta hal-hal yang mengganggu lainnya.

20. OB ( Over Brengen) ialah pemindahan secara paksa terhadap barang impor karena gagal melakukan proses kepabeanan tepat waktu.

21. Notify Party adalah pihak ketiga selain Consignee yang mengetahui adanya sebuah pengiriman barang.

22. Vessel adalah Kapal

23. Voyage / Voy. adalah nomor kapal

24. Shipping Marks & Numbers adalah keterangan yang tertera atau tertulis dalam kemasan barang yang akan dikirimkan.

25. Descriptions of Goods adalah deskripsi barang yang harus sesuai antara yang tercantum pada dokumen B/L atau AWB dengan packing {list|listing|record}.

26. Gross Weight (GW) adalah berat kotor suatu barang yang akan dikirimkan.

27. Net Weight (NW) adalah berat bersih suatu barang tanpa kemasan.

28. Shipping Schedule adalah jadwal keberangkatan kapal / pesawat

29. Warehouse adalah gudang tempat penumpukan barang yang dikirim dengan tidak menggunakan container

30. UTPK adalah sebuah singkatan dari Unit Tempat Penumpukan Peti Kemas

31. DEPO adalah tempat penumpukan container yang kosong

DEPO Container – Mister Exportir32. Delivery Order / DO adalah Surat yang diterbitkan pihak {shipping|delivery|transport} atau forwarder kepada shipper sebagai tanda bukti pengambilan container kosong dan atau tanda bukti pengiriman barang dari gudang shipper ke UTPK atau Warehouse.

33. Stuffing / Loading adalah proses pemuatan barang export kedalam container atau truck angkutan. Berikut hanya berlaku untuk kegiatan export saja.

34. Unstuffing / Unloading adalah proses pembongkaran dari dalam container atau truck angkutan. Berikut hanya berlaku untuk kegiatan import saja.

35. Feeder Vessel adalah Kapal pengangkut dari pelabuhan muat ke pelabuhan transit. Jenis kapal ini kecil hanya muat untuk mengangkut kurang lebih 3000an container.

36. Mother Vessel adalah Kapal induk / kapal yang memiliki berkapasitas besar yang mengangkut muatan dari pelabuhan transit ke pelabuhan tujuan diseluruh penjuru dunia.

37. Open Stack ( O/S ) adalah waktu dibukanya container / barang boleh di tempatkan di UTPK atau warehouse.

38. Closing Time ( C/T ) adalah waktu ditutupnya pemasukan / penumpukan barang di UTPK atau warehouse.

39. Dwelling Time merupakan waktu tunggu bongkar muat container, dimana saat container masuk ke pelabuhan sampai keluar dari pelabuhan ( pengapalan), atau saat container turun dari kapal sampai keluar dari pelabuhan ( dibawa dengan ekspedisi trucking).

{40|forty}. ETD adalah singkatan dari Estimated Time of Departure yaitu waktu perkiraan keberangkatan kapal / pesawat dari pelabuhan muat atau bandara

{41|forty one}. ETA adalah singkatan dari Estimated Time of Arrival yaitu waktu perkiraan kedatangan kapal / pesawat

{42|forty two}. LCL adalah singkatan dari Less than Container Loaded yaitu sistem pengiriman barang yang harus di pull di konsoidator hingga muat dalam 1 container full, jadi dalam 1 container terdiri dari beberapa shipper/ pengirim barang.

{43|forty three}. FCL adalah Full Container Loaded yaitu pengiriman barang dengan menggunakan container.

{44|forty four}. Consolidasi adalah suatu proses yang pada biasanya dilakukan oleh freight forwarder untuk menggabungkan banyak kiriman menjadi satu kiriman, dan hal ini akan di pull in sehingga penuh 1 kontainer. Selain itu teknik ini akan memperkecil biaya ongkos kiriman secara keseluruhan.

LCL dan FCL – Mister exportir45. Volumetrix adalah suatu istilah perbandingan antara berat barang sebenarnya dikali dimensi barang. ada 2 tumpuan pada hal ini yang dihitung yang mana lebih berat, apakah berat barangnya atau barang ringan tapi menyita tempat yang banyak (makan tempat). Jadi ekspedisi atau kurir akan menghitung yang mana terberat diantara kedua poin tersebut.

{46|forty six}. SPJM adalah singkatan dari Surat Pemberitahuan Jalur Merah.

{47|forty seven}. SPJK adalah singkatan dari Surat Pemberitahuan Jalur Kuning.

{48|forty eight}. SPJH adalah singkatan dari Surat Pemberitahuan Jalur Hijau.

{49|forty nine}. SSPCP adalah singkatan dari surat setoran pabean, cukai dan pajak.

50. Part Of Shipment adalah pengiriman barang menggunakan 1 container dimana didalam container tersebut terdiri dari berapa nama shipper namun dengan tujuan satu consignee.

{51|fifty one}. Dry Container adalah container kering / standar yang digunakan untuk mengirim barang2 biasa yang tidak berbahaya dan bukan merupakan barang {gas|fuel|gasoline} atau cair atau barang yang perlu penanganan khusus.

{52|fifty two}. Reefer Container adalah container yang memiliki pengatur suhu. biasa digunakan untuk pengiriman produk yang memerlukan kesegaran yang terjaga sampai di tempat tujuan seperti ikan hidup, udang hidup, buah-buahan, sayur-sayuran..dll

Dry dan Refeer Container – Mister Exportir53. Open Top Container adalah container yang bagian atasnya bisa dibuka / terbuka. Kontainer ini biasanya digunakan untuk pengiriman barang yang tingginya melebihi standar ketinggian container DRY.

{54|fifty four}. Flat Rack Container adalah container yang bagian samping kanan dan kirinya terbuka. Kontainer ini biasanya digunakan untuk memuat barang yang lebarnya melebihi standar lebar container DRY.

{55|fifty five}. Space adalah tempat yang tersedia didalam kapal

{56|fifty six}. Booking adalah istilah untuk pemesanan tempat

{57|fifty seven}. Shipping Instructions adalah surat pengajuan atau perintah (intruksi) pengiriman barang yang diterbitkan oleh shipper kepada {shipping|delivery|transport} agent agar segera diproses mulai dari muat barang dikapal hingga kapal berangkat .

{58|fifty eight}. Ocean Freight (O/F) adalah biaya pengiriman barang dengan menggunakan kapal laut

{59|fifty nine}. Air Freight (A/F) adalah biaya pengiriman barang dengan menggunakan pesawat atau maskapai penerbangan.

60. Exwork adalah sebuah terma dagang dimana system pembelian suatu barang tersebut hanya harga barangnya saja, belum termasuk biaya stuffing, {handling|dealing with} {fee|payment|charge}, forwarding {fee|payment|charge}, dan biaya lainnya. Semua biaya tersebut adalah tanggungan pihak {buyer|purchaser} atau importer.

{61|sixty one}. FOB adalah Free On Board yaitu anda memberikan penawaran harga barang hanya sampai diatas kapal saja dan belum termasuk biaya atau ongkos kapal.

{62|sixty two}. CIF adalah singkatan dari Cost Insurance & Freight dimana sistem pembelian barang sudah termasuk pengiriman, asuransi dan harga barang dibayarkan sebelum kapal berangkat / di pelabuhan muat dan merupakan dasar untuk perhitungan bea masuk ( {duty|obligation|responsibility} & tax ). Dengan kata lain harga barang sudah disatukan dengan biaya ongkos kirimsampai ke port tujuan sehingga pihak pembeli hanya terima beres sampai di pelabuhannya berasal.

{63|sixty three}. C & F adalah Cost and Freight adalah sistem pembelian barang dimana biaya pengiriman dan harga barang di bayarkan di pelabuhan muat namun asuransi belum termasuk dan itu menjadi tanggungan Penerima Barang.

FOB, CIF dan CFR – Mister Exportir64. DDP {shipment|cargo} adalah singkatan dari delivered dutytax paid. Maksudnya istilah ini ialah suatu terma dagang dimana pihak eksportir / penjual barang harus menyerahkan barang kepada pembeli/ {buyer|purchaser} dengan kondisi semua permasalahan dari pengiriman, kepabeanan dinegara pembeli, {duty|obligation|responsibility} tax, forwarding {fee|payment|charge}, hingga sampai ke gudang pembeli itu ditanggung oleh si penjual/ {seller|vendor}. Singkat cerita, pihak pembeli terima beres.

{65|sixty five}. DDU {shipment|cargo} adalah singkatan dari delivered dutytax unpaid atau kebalikan dari DDP {shipment|cargo}, Dimana terma dagang ini pajak dan urusan kepabeanan lainnya bukan tanggungan pihak {seller|vendor}/ penjual.

{66|sixty six}. Notul adalah singkatan dari Nota Pembetulan. Istilah ini akan dipakai jika ada suatu kejadian dimana barang tidak dapat dikeluarkan karena terkena pemutihan atau pelaggaran yang ditemukan oleh bea cukai, baik itu dari dokumen yang tidak {valid|legitimate} atau dipalsukan, undervalue atau pengurangan nilai {invoice|bill}, sehingga bea masuk terlalu tinggi. Singkat cerita, Notul ini adalah denda negara.

{67|sixty seven}. PIB adalah singkatan dari pemberitahuan impor barang. pengisian {form|type|kind} PIB ini kini dilakukan dengan sistem {online|on-line} EDI ( {electronic|digital} Data Interchange) melalui perusahaan PPJK. Jika {transfer|switch} EDI dan pemeriksaan PIB disetujui, maka akan terbit SPPB ( surat pemberitahuan pengeluaran barang).

{68|sixty eight}. PEB adalah singkatan dari pemberitahuan ekspor barang. Sama halnya dengan PIB. Kita sebagai eksportir harus mengajukan PEB dengan mengisi {form|type|kind} melaui system EDI. Jika disetujui, maka akan keluar NPE ( Nota Pemberitahuan Ekspor). Adapun {data|knowledge|information}-{data|knowledge|information} yang diperlukan untuk pengsian {form|type|kind} PEB adalah {commercial|business|industrial} {invoice|bill} dan packing {list|listing|record}.

{69|sixty nine}. HS Code adalah singkatan dari harmonized sistem code. Istilah satu ini adalah cara untuk mengidentifikasi suatu barang. Hs code ini berupa angka-angka yang akan memudahkan kita untuk mengenali produk secara {detail|element} dan juga memberikan {data|knowledge|information}-{data|knowledge|information} akurat mengenai bea masuk, ppn, pph, dan perhitungan bea lainnya.

70. Freight Prepaid adalah suatu sistem pembayaran dimana biaya pengiriman barang harus sudah selesai dibayarkan di pelabuhan muat.

{71|seventy one}. Freight Collect adalah suatu sistem pembayaran dimana biaya pengiriman barang akan dibayarkan di pelabuhan bongkar.

{72|seventy two}. Bill Of Lading atau B/L adalah surat / dokumen yang diterbitkan oleh Shipping Line / Freight Forwarder untuk setiap pengiriman barang export. Bill Of Lading ini di terbitkan pada tanggal keberangkatan kapal. Bill Of Lading ini nantinya akan diberikan kepada consignee untuk mengambil barang di tempat tujuan (pengambilan import). Fungsi dari Bill Of Lading selain sebagai bukti pengambilan barang di tujuan, juga dilampirkan dalam proses pembuatan COO.

{73|seventy three}. Air Way Bill / AWBmemiliki fungsi dan kegunaannya adalah sama dengan Bill Of Lading hanya saja AWB ini khusus untuk pengiriman barang {via|by way of|through} udara.

{74|seventy four}. Certificate of Origin adalah sertifikat keterangan asal barang yang diterbitkan oleh DISPERINDAG kepada eksportir. Kegunaannya adalah sebagai pembuktian keaslian barang dari negara asal yang tertera pada Bill Of Lading.

(Baca Juga : Pengertian Certificate of Origin (COO) dan Kegunaannya )

{75|seventy five}. COA adalah singkatan dari Certificate of Analysist. Sertifikat ini diterbitkan oleh Badan Sucofindo atau Geoservices atau sejenisnya kepada eksportir. Kegunaannya adalah sebagai analisis barang baik itu mulai dari spesifikasi barang hingga pembuktian kinerja suatu barang yang akan dikirim.

{76|seventy six}. POL adalah Port Of Loading yaitu Pelabuhan Muat.

{77|seventy seven}. POD adalah Port of Discharge yaitu Pelabuhan Bongkar.

{78|seventy eight}. CFS adalah dingkatan dari Container free station yaitu lapangan / tempat penumpukan barang untuk pengiriman LCL bukan FCL.

{79|seventy nine}. CY adalah dingkatan dari Container Yard yaitu penumpukan container di dermaga/ pelabuhan.

{80|eighty}. TEU adalah dingkatan dari Twenty {feet|ft|toes} Equivalent Unit.

{81|eighty one}. Incoterms adalah dingkatan dari {international|worldwide} {commercial|business|industrial} {terms|phrases}. Lebih tepatnya ialah sebuah ketentuan atau terma dagang yang diberlakukan oleh departemen perdagangan internasional.

{82|eighty two}. Seal ialah segel container.

{83|eighty three}. Place of Delivery yaitu Tujuan akhir Pengiriman Barang.

{84|eighty four}. Place of Receipt yaitu Tempat Penerimaan Barang.

{85|eighty five}. Customs Clearance adalah proses administrasi pengiriman dan atau pengeluaran barang ke / dari Pelabuhan muat / bongkar yang berhubungan dengan kepabeanan dan administrasi pemerintahan.

86. Measurement / Cubication / CBM adalah ukuran kubikasi suatu barang export. Perhitungan Kubikasi ini sangat penting dikuasai oleh para exporter untuk menentukan jenis pengirimannya. Apakah menggunakan container 20ft, 40ft,40HQ ,45ft dan sebagainya. Oleh karena itu, apabila menggunakan trucking, dengan truck jenis apa yang akan digunakan apakah truck tronton, truck angkel, truck {box|field} / diesel atau truck {built|constructed} up. cara manghitung kubikasi adalah panjang x lebar x tinggi dibagi 1.000.000.

87. Demurrage adalah batas waktu pemakaian container didalam pelabuhan (CY) mulai bongkar (discharges) kapal sampai pintu ke luar pelabuhan (Get out) ataupun sebaliknya mulai dari pintu masuk pelabuhan (Get in) sampai Muat (Loading) ke kapal.

88. Tramper ialah pola pengangkutan laut yang tidak memiliki trayek atrau schedule waktu yang jelas.

89. Detention adalah batas waktu pemakaian container di luar pelabuhan antara depot out (Keluar gudang) container maskapai pelayaran samapai masuk ke pintu pelabuhan (depot in) atau dari pintu keluar pelabuhan (depot out) sampai container masuk ke gudang container (depot in) Maskapai pelayaran.

{90|ninety}. Free time demurage dan detention adalah kebijakan dari maskapai pelayaran yang diberikan ke pihak customernya untuk penggunaan container, mereka memberikan batasan di karenakan container tersebut akan digunakan kembali sebagai {main|primary|major} bisnis maskapai pelayaran, jadi apa bila melebihi batas waktunya mereka akan mengenakan biaya sewa yg disebut demmurage & Detention.

{91|ninety one}. Storage adalah biaya penumpukan container di {area|space} tempat penimbunan sementara (TPS) dan biaya tersebut diberlakukan oleh pemilik/pengelola lahan tersebut kepada pengguna container seperti Pelabuhan, Gudang berikat dll.

{92|ninety two}. Warranty/ deposit container akan dikembalikan apa bila dalam batas waktu yg ditentukan Container sudah dikembalikan, Container dalam keadaan baik dan tidak rusak karena barang. Apa bila melebihi batas waktu yg ditentukan dan atau ada container rusak, maka waranty akan dipotong atau kalau kurang akan diminta kekurangannya.

{93|ninety three}. Quarantine letter ialah surat karantina. Baik itu karantina perikanan, partumbuhan, pertambangan, dan lain-lain sebagainya.

{94|ninety four}. Advance {payment|cost|fee} adalah pembayaran secara tunai.

{95|ninety five}. Consignment adalah Pembayaran transaksi yang dibayarkan setelah barang terjual (titip jual , konsinyasi)

{96|ninety six}. T.T {transfer|switch} adalah pembayaran secara telegraphic {transfer|switch} atau {bank|financial institution} {transfer|switch}.

{97|ninety seven}. LC {payment|cost|fee} atau letter of {credit|credit score} adalah sebuah system pembayaran yang sangat aman yaitu hanya {bank|financial institution} to {bank|financial institution} atau dengan singkat cerita sebuah transaksi yang mendapatkan perlakuan dan pengawasan khusus dari pihak {bank|financial institution}.

{98|ninety eight}. Applicant ialah pihak yang membuka kontrak LC kepada {bank|financial institution} penerbit. Pada hal ini seorang applicant bertindak sebagai pembeli ( {buyer|purchaser}) atau importer.

{99|ninety nine}. Beneficiary ialah sebagai pihak yang akan menerima pembayaran atas pembukaan LC {bank|financial institution} oleh applicant. Pada hal ini, seorang beneficiary adalah sebagai penjual ( {seller|vendor}) atau eksportir.

{100|one hundred|a hundred}. Issuing Bank adalah {bank|financial institution} yang berada di negara pihak importer dan {bank|financial institution} ini yang akan menerbitkan LC dan meneruskan atau menunjuk advising {bank|financial institution} dinegara pihak eksportir.

{101|one hundred and one|a hundred and one}. Advising Bank adalah {bank|financial institution} yang berada di negara pihak eksportir dan {bank|financial institution} ini yang akan menjadi wakil dalam transaksi {bank|financial institution} to {bank|financial institution} dengan issuing {bank|financial institution}. Selain itu advising {bank|financial institution} memiliki tugas untuk meneruskan dan memberitahukan dan juga menegaskan kebenaran atas pembukaan LC terhadap beneficiary / eksportir.

Nah, sudah tahukan berupa istilah-istilah yang ada didalam dunia ekspor-impor? Terimakasih sudah membaca secara keseluruhan. Semoga bermanfaat ya guys.. salam sukses untuk semua sahabat Mister Exportir. We {proud of|pleased with|happy with} you.

Follow Me:

Tinggalkan komentar